PANITIA PELAKSANA
KADERISASI
TINGKAT MENENGAH
GERAKAN
MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
SUMATERA
UTARA
Sekretariat : Jl. SM Raja Aek Tapa A,
Padat Karya, Rantauprapat 21421,
Nomor
: 05/Eks/PANPEL-KTM-SUMUT/IX/2016 Rantauprapat, 05 Oktober 2016
Lampiran : 1 (Satu) berkas
Perihal : Mohon Bantuan Dana
Kepada
Yth :
Di_
T e m p a t
Merdeka...!!!
Semoga bapak/Ibu, Abang/Kakak dalam
keadaan sehat dan senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa
dalam menjalankan aktifitas kehidupan sehari - hari. Amin.
Spirit Marhaenisme kiranya senantiasa
mengilhami perjuangan kita sebagai anak bangsa dalam memperjuangkan kepentingan
Marhaen-rakyat Indonesia yang masih miskin dan dimiskinkan oleh kapitalisme.
Mengingat 71 tahun Indonesia Merdeka dari kolonialisme dan Imperialisme Belanda
ternyata belum membuktikan kehidupan berbangsa dan bernegara lepas dari
upaya-upaya penindasan dan penghisapan. Hal tersebut terlihat jelas sebagaimana
di dalam Pancasila, cita cita Proklamasi dan Deklarasi Kemerdekaan Indonesia 17
- 08 - 1945 yaitu untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur masih jauh
panggang dari api. Pancasila sebagai fhilosopiche grondslagh dan
Weltaanschauung belum sepenuhnya ditempatkan setinggi-tingginya dalam menjalani
kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama para penyelanggara negara.
Kapitalisme dalam perkembangannya secara terus menerus berupaya untuk menguasai
negeri yang kaya raya dengan berbagai cara di bidang Ekonomi, Politik, budaya,
pertahanan dan keamanan. Prinsip monopoly dan Politik devide at impera terus
dilakukan agar Indonesia sebagai negara Merdeka, bersatu dan berdaulat semakin
lemah dan tak berdaya.
Melihat kenyataan yang sangat
memperihatinkan mengenai kondisi-situasi bangsa dan negara , KORDA GMNI SUMUT
tidak ingin luput dan tidak ingin absen dalam upaya mewujudkan cita cita
proklamasi sebagaimana yang ada dalam Pancasila dan UUD 1945 dengan
menggembleng Kader GMNI agar semakin kritis, revolusioner dan visioner dalam
tugas - tugas perjuangan. Maka, KORDA GMNI SUMUT melalui PANITIA PELAKSANA yang
dibentuk akan melaksanakan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) GMNI SUMUT yang
akan dilaksanakan pada :
Hari :
Kamis s/d Minggu
Tanggal : 06 Oktober 2016 s/d 30 Oktober 2016
Tempat : Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu,
Provinsi Sumatra Utara
Pembukaan :Gedung
Nasional Rantauprapat dan
Tempat Acara :Tugu Juang
Kabupaten Labuhan Batu
Thema : “Mengusung
Perlawanan Gaya Baru Terhadap Pemiskinan,
Penindasan Dan Penghisapan Rakyat Indonesia Berdasarkan Marhaenisme dalam
Kehidupan Berbangsa dan Bernegara ”
Mengingat hal tersebut maka kami
panitia pelaksana menyampaikan permohonan bantuan dana kepada bapak/Ibu
sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan semestinya. Adapun Proposal
gambaran acara dan kebutuhan dalam pelaksanaan Kaderisasi Tingkat Menengah ialah
sebagai berikut : (terlampir)
Demikianlah
permohonan ini kami perbuat dan sampaikan. Atas perhatian, bantuandan kerja
sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.
GMNI...Jaya...!!!
Marhaen...Menang...!!!
Hormat
Kami,
PANITIA PELAKSANA
KADERISASI TINGKAT MENENGAH
(KTM)
GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(G M N I)
SUMATERA UTARA
M Ridwan Nst Asiep
Munandar Saleh
Ketua
Sekretaris
Mengetahui,
KOORDINATOR DAERAH
(KORDA)
GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(GMNI)
SUMATERA UTARA
Charles Munthe
Ketua
PANITIA PELAKSANA
KADERISASI
TINGKAT MENENGAH
GERAKAN
MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
SUMATERA
UTARA
Sekretariat
: Jl. SM Raja Aek Tapa A, Padat Karya, Rantauprapat 21421,
I. LATAR BELAKANG
Dalam catatan sejarah, gerakan
mahasiswa di Indonesia merupakan barisan paling depan dalam upaya melakukan
perubahan sosial yang disebabkan oleh sistem yang menindas daripada
rakyat. Pengertian barisan paling depan
ialah menjelaskan bahwa mahasiswa sebagai kaum yang memiliki pengetahuan dan
kecerdasan bertanggungjawab dalam menyelesaikan segala problematika kehidupan
rakyat secara ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan. Mahasiswa merupakan
pelopor sebagai pembawa perubahan dengan pikiran-pikiran, gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan dalam
kehidupan masyarakat. Gerakan mahasiswa dalam pikir, sikap, perilaku dan
tindakannya adalah barisan perlawanan yang menentang segala bentuk penghisapan
dan penindasan terhadap rakyat.
Adalah
kapitalisme yang dalam perkembangannya terus mengalami perubahan-perkembangan
dan kemajuan dalam rangka menghegemoni seluruh sector kehidupan rakyat,
khususnya Indonesia yang berimplikasi pada terjerumusnya kehidupan rakyat
Indonesia dalam penindasan dan penghisapan, sumber daya alam di kuasai oleh
koorporasi multi-nasional dan pemerintahan yang sudah tersandera pada
kepentingan para pemilik modal sehingga kehidupan dalam berbangsa semakin
kompleks dan perlu upaya-upaya yang strategis dan taktis untuk menjawab segala
permasalahan yang ada.
Gerakan Mahasiswa
Nasional Indonesia (GMNI) adalah gerakan mahasiswa yang berbasiskan pada
intelektualitas dan memiliki keberpihakan kepada rakyat Indonesia yaitu kaum
marhaen yang memiliki cita-cita untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur
sesuai dengan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan RI 17-08-1945 dan amanah dari
bapak bangsa yaitu Bung Karno.
Disadari
benar bahwa dalam upaya untuk mewujudkan cita-cita tersebut memiliki tantangan
yang sangat luar biasa ditambah lagi free figft liberalism sudah menjadi wabah
yang merayap keseluruh sendi kehidupan rakyat. akan tetapi, sebagai organisasi
yang menerima dan melaksanakan ajaran dari Bung Karno, maka Revolusi yang belum
selesai tidak menjadi kehampaan dalam setiap aktifitas perjuangan GMNI.
Revolusi untuk menjebol, merombak dan membangun kembali susunan masyarakat
tetap menjadi tugas suci dan mulia yang terus dan terus menerus harus
dikobarkan dan di bumikan demi selamatnya rakyat Indonesia. Mekanisme penghancuran
tatanan kehidupan rakyat harus dihancurkan melalui pembentukan mekanisme baru
untuk selamatnya jiwa dn pikiran rakyat.
Oleh
Karena itu, dengan mencermati kondisi objektif bangsa dan Negara Indonesia yang
semakin digiring pada kepentingan ekonomi –politik global yang kapitalistik
maka perlu penyiapan kader-kader yang diharapkan mampu menterjemahkan segala
bentuk penindasan yang disebabkan oleh sistem kapitalisme dalam setiap
aktifitas perjuangan baik perjuangan untuk rakyat serta perjuangan bersama-sama
dengan rakyat. Penyiapan kader-kader GMNI ini tentu melaui proses kaderisasi
yang telah diatur di dalam hukum organisasi GMNI dengan berbagai maksud dan
tujuan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan. Tetapi, membentuk kader yang
militant, tangguh dalam perjuangan dan pemikiran adalah satu kebutuhan untuk
meruntuhkan dan tradisi berfikir rakyat yang telah diracuni oleh kepentingan
para penindas dan membangunnya kembali untuk dapat melawan segala bentuk
penindasan disetiap sector kehidupan.
Atas
kesadaran tugas dan tanggungjawab sejarah, organisasi dan politik, GMNI Sumatera Utara melalui KORDA GMNI
SUMATERA UTARA akan melaksanakan amanah organisasi yaitu Kaderisasi Tingkat
Menengah (K T M) untuk semua kader-kader GMNI di Sumatera Utara-Indonesia. Untuk
itu, Kaderisasi Tingkat Menengah (K T M ) menjadi penting untuk diperhatikan
dan didukung oleh para pihak yang cinta terhadap tanah air dan rakyat
Indonesia, baik secara moril dan materil.
II. NAMA KEGIATAN
Kegiatan
yang akan dilaksanakan bernama adalah :
v Kaderisasi Tingkat
Menengah( K T M )
III. THEMA KEGIATAN
Adapun
tema kegiatan ini, sebagai berikut :
v “Mengusung Perlawanan Gaya Baru Terhadap Pemiskinan, Penindasan Dan
Penghisapan Rakyat Indonesia Berdasarkan Marhaenisme
dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”
IV. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud
danTujuan dilaksanakan KTM Provinsi Sumatera Utara, sebagai berikut :
·
Maksud
:
v
Melaksanakan Amanah Organisasi yang tertuang di dalam AD/ART
v
Meningkatkan kapasitas dan Kualitas
Kader GMNI sebagai kader bangsa dalam bergerak sesuai dengan maksud Ideologi dan AD/ART
v
Melakukan internalisasi Gerakan dan Ideologi Marhaenisme
v
Menyamakan Frekuensi pengetahuan dan Gerakan
v
Memantapkan wacana gerakan
v
Mempersiapkan
Kader Pelopor
·
Tujuan
:
Tujuan Kaderisasi
Tingkat Menengah (KTM) adalah :
v
Mempersiapkan para kader
menjadi kader menengah yang siap untuk melaksanakan tugas-tugas gerakan
organisasi dalam sektoral di wilayah basis-basis rakyat
v
Agar
Kader GMNI dapat memahami tugas dan tanggungjawab sebagai kader bangsa dalam aktifitas perjuangan sehari-hari
v
Agar
kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas Organisasi dan
Ideologi
semakin meningkat dan terpatri dalam jiwa dan pikiran kader
v
Agar
terciptanya guru-guru kader melalui kaderisasi formal
v
Agar
terciptanya kemampuan kader untuk mengorganisir
V. DASAR PELAKSANAAN
Adapun dasar kegiatan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) ini dilaksanakan ialah:
v Anggaran
Dasar GMNI, Pasal 2,3,4,5,7,10, dan
11
v Anggaran Rumah Tangga GMNI, Pasal
5,12, 28, 36
v Peraturan PRESIDIUM GMNI
VI. TARGET KEGIATAN
Adapun terget dari
pelaksanaa kegiatan Kaderisasi
Tingkat Menengah (KTM) ini ialah :
v
Memiliki
Kader Menengah
v
Persiapan Memiliki Guru Kader untuk wilayah Sumatera Utara
v
GMNI
benar-benar menjadi organisasi yang dinamis, Kuat, maju dan bersatu sesuai dengan Marhaenisme
v
Konsolidasi Gerakan : ideologi, Politik dan Organisasi
v
Mendapatkan rumusan Permasalahan organisasi dan
Rakyat secara detail, Universal dan Objektif
v
Distribusi
v
Menetapkan metode perjuangan Gaya Baru GMNI
VII.METODE KEGIATAN
Metode
kaderisasi yang dilaksanakan dalam KTM dibagi kedalam dua tahapan, yaitu
materi ruang dan materi lapangan.
1. Materi
Ruang.
Materi ruang selama 10 (Sepuluh Hari) berisi
pembekalan dan pematangan materi bagi seluruh kader peserta KTM. Proses
penyampaian materi menggunakan metode yang menitik beratkan pada metode :
v
Diskusi,
v
Kuliah Umum (Ceramah)
v
Dialog Dengan Porsi Yang Lebih Minimum.
2. Materi
lapangan.
Materi lapangan merupakan pendidikan dan pelatihan
serta berorientasi pada praktek langsung di lapangan. Setiap kader peserta
diterjunkan secara langsung untuk mempraktekan seluruh ilmu dan kemampuan yang
telah diberikan dari seluruh proses kaderisasi GMNI sebelumnya hingga materi
ruang KTM. Setiap kader akan ditugaskan untuk masuk ke dalam basis-basis massa sektoral, seperti basis petani/buruh kebun, nelayan,
buruh, kaum miskin kota , basis masyarakat
pedesaan ataupun basis-basis massa
rakyat lainnya yang tergolong kaum marhaen. Setiap peserta dalam KTM akan
diberikan satu tugas khusus sebagai bentuk dari materi lapangan selama kurun
waktu 1 – 2 minggu.
VIII.MATERI POKOK
1. Materi Ruang :
v Filsafat
v Marhaenisme
v Ideologi
Besar Dunia
v Konstalasi
Politik Lokal Dan Nasional
v Reforma Agraria (Land Reform)
v Sosiologi Dan Analisis Sosial
v Agitasi,
Propaganda Dan Aksi
v Diplomasi
Dan Negoisasi
v Sarinah
II
v Pengorganisasian
Dan Mobilisasi Massa
v Penulisan
Artikel Dan Opini
v Wawasan
Nusantara
v Machtvorming
Dan Machtwending
v Nasionalisme
Indonesia
v Skema
Dan Kontra Skema Gerakan (Mulok)
v AD/ART,
PP (Mulok)
v Sejarah
GMNI SUMUT(Mulok)
v Doktrin
Perjuangan (Mulok)
v Psikologi
Massa (Mulok)
2. Materi
Lapangan :
v Makan
sama, tidur sama dan kerja sama (Identifikasi Masalah : Pendidikan,
Kesehatan, Agraria, Dan Lainnya)
v Diskusi
: Soal Kebangsaan, Pancasila
v Membentuk
Komunitas
v Mendapatkan
Contac Person
v Dokumentasi
v Presentasi
v Sesuai
Kebutuhan
IX. PEMATERI/NARASUMBER
Adapun
yang menjadi Pemateri KTM, yaitu :
v
Alumni
GMNI DI SUMUT (LOKAL )-terlampir
v
Alumni
GMNI SUMUT DI JAKARTA-terlampir
v
Alumni
GMNI NASIONAL-terlampir
v
PRESIDIUM GMNI-terlampir
X. WAKTU DAN TEMPAT
·
Waktu
:
Hari :
Kamis s/d Minggu
Tanggal
: 06 Oktober 2016 s/d 30 Oktober 2016
·
Tempat
:
v Rantauprapat,
Kabupaten Labuhanbatu,
Provinsi Sumatera
Utara
v Pembukaan
: Gedung
Nasional Rantauprapat
v Tempat acara :
Tugu Juang Kabupaten Labuhanbatu
XI. PESERTA
Yang
menjadi peserta KTM GMNI Sumatra Utara ialah :
v Utusan
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI
v Utusan
Koordinator Daerah (KORDA) GMNI
v Utusan
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Se_SUMATERA dengan perwakilan 3 (Tiga) Orang
Per_Cabang
v Peserta KTM GMNI SUMUT, berjumlah maksimal 60
Orang yang sudah pernah mengikuti Kaderisasi Tingkat Dasar
(KTD)
XII. SUMBER DANA DAN RINCIAN ANGGARAN BIAYA
1. Sumber Dana
v
Peserta/DPC
v
Alumni
v
Pihak
yang tidak Mengikat
2.
Rincian Anggaran Biaya (Terlampir)
XIII.SUSUNAN KEPANITIAAN
( Terlampir)
XIV. SUSUNAN ACARA
( Terlampir)
XV. PENUTUP
Dalam sejarah perkembangan organisasi,
kaderisasai merupakan suatu kewajiban guna mencetak kader – kader bangsa yang
berjiwa idiologis serta memiliki kemampuan dalam mewujudkan cita – cita organisasi
yang diharapkan.
Demikianlah proposal ini kami buat sebagai
pedoman dan acuan bagi pihak yang berkepentingan untuk digunakan sebagaimana
mestinya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, melindungi segala aktivitas kita
sehari – hari.
GMNI...Jaya...!!!
Marhaen...Menang...!!!
Hormat
Kami,
PANITIA PELAKSANA
KADERISASI TINGKAT MENENGAH
(KTM)
GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(G M N I)
SUMATERA UTARA
M Ridwan Nst Asiep
Munandar Saleh
Ketua
Sekretaris
Mengetahui,
KOORDINATOR DAERAH
(KORDA)
GERAKAN
MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(GMNI)
SUMATERA UTARA
Charles Munthe
Ketua
Lampiran II
SUSUNAN PANITIA PELAKSANA
KADERISASI TINGKAT MENEGAH
(KTM)
GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(GMNI)
SUMATERA UTARA
PENANGGUNG JAWAB : KORDA GMNI
SUMATERA UTARA
KETUA : M Ridwan Nst
SEKRETARIS : Asiep Munandar Saleh
BENDAHARA : Arniati
|
Seksi Perlengkpan :
Koordinator : Muammar HSB : Zulmin
Sahri :
Rey Andre HRP
: Ahmad R Munthe
: Arif Padillah HSB
: Resa Tirtani
: Fatma Dewi
: Sahidin Ritonga
: Indri Diantika
: M Suyetno
: Usman
|
Seksi
Acara :
Koordinator : Three One Gulo
: Mike Ariesky R
: Anira Marta S
: Azharuddin
: Jamahir Sitinjak
: Jannah Nasution
: Nurhalimah S
: Erlin Taniati
: Wirda Wati
: Jahrina
: Nuraisyah Piliang
|
|
Seksi Konsumsi :
Koordinator : M Yasril Nst
: Priyani
: Ruslan Efendi
: Sri Wahyuni
: Paisal Anwar
: Yanti
: Sastra T P
: Padlan
: Saparuddin
: Padli dalimunthe
|
Seksi
Keamanan :
Koordinator :
Amdi Alhadz P
: Fahmy Rey
: Alfi Syahri
: Solehuddin
: Roma Tua HRP
: Wahyu Hanggara
: Wahyu Hidayanto
: Usman
: Roma Doni Manik
|
|
Seksi HUMAS :
Koordinator : Saddam Husen R : Edi Irawan Laoli :Tahan Martua
S
: Puspita sari
: Dwi Putri L
: Ummi Kalsum
: Erni Daulay
|
Seksi Dokumentasi :
Koordinaator :
Paramadi HRP
|
Lampiran
1:
RINCIAN ANGGARAN BIAYA
|
NO.
|
Uraian
|
Keterangan
|
@
|
Jumlah
|
||
|
|
Kesekretariatan
|
|
|
|
||
|
01.
|
Surat Menyurat
|
Selama Kegiatan
|
|
1.000.000
|
||
|
02.
|
Pembuatan Proposal
|
20
Buah
|
25.000
|
500.000
|
||
|
03.
|
Kertas A4
|
5
Rim
|
50.000
|
250.000
|
||
|
04.
|
Spidol
|
6
Kotak
|
65.000
|
390.000
|
||
|
05.
|
Penghapus
|
5
Buah
|
9.000
|
45.000
|
||
|
06.
|
Papan Tulis
|
2
Buah
|
150.000
|
300.000
|
||
|
07.
|
Buku Tulis
|
10
Lusin
|
30.000
|
300.000
|
||
|
08.
|
Pena
|
10
Lusin
|
35.000
|
350.000
|
||
|
09.
|
Amplop
|
2
Kotak
|
25.000
|
50.000
|
||
|
10.
|
Stiker
|
300
Lembar
|
5.000
|
150.000
|
||
|
11.
|
Sertifikat
|
60
Lembar
|
20.000
|
120.000
|
||
|
12.
|
Stempel Panitia
|
1
Buah
|
100.000
|
100.000
|
||
|
13.
|
Seragam Panitia
|
50
Buah
|
30.000
|
1.500.000
|
||
|
|
|
|
|
5.055.000
|
||
|
|
Transportasi
|
|
|
|
||
|
01.
|
Sewa Tempat
|
Selama 10 Hari
|
5.000.000
|
5.000.000
|
||
|
02.
|
Penginapan Pemateri
|
Selama 10 Hari
|
1.000.000
|
10.000.000
|
||
|
03.
|
Aula
|
Selama 1
Hari
|
5.000.000
|
5.000.000
|
||
|
04.
|
Transport Panitia
|
Selama Kegiatan
|
30.000.000
|
30.000.000
|
||
|
|
|
|
|
50.000.000
|
||
|
|
Perlengkapan & Publikasi
|
|
|
|
||
|
01.
|
Spanduk
1x4 meter
|
10 Lembar
|
30.000
|
1.200.000
|
||
|
02.
|
Baliho 3x4 meter
|
1 Lembar
|
30.000
|
360.000
|
||
|
03.
|
Bendera
|
500 Buah x 10 Hari
|
15.000
|
7.500.000
|
||
|
04.
|
Kursi Plastik
|
100 Buah x 10 Hari
|
3.000
|
3.000.000
|
||
|
05.
|
Sound System
|
1
Set x 10 Hari
|
500.000
|
5.000.000
|
||
|
06.
|
Infocus/Proyektor
|
1 Set
x 10 Hari
|
250.000
|
2.500.000
|
||
|
|
|
|
|
19.560.000
|
||
|
|
Konsumsi
|
|
|
|
||
|
01.
|
Snack acara pembukaan
|
300 Kotak
|
15.000
|
4.500.000
|
||
|
02.
|
Makan panitia
|
500 Kotak x 25 hari
|
20.000
|
10.000.000
|
||
|
03.
|
Makan peserta
|
1800 Kotak x 25 hari
|
20.000
|
36.000.000
|
||
|
04.
|
Makan pemateri
|
100 Kotak x 25 hari
|
20.000
|
2.000.000
|
||
|
05.
|
Aqua Gelas
|
150 Kotak
|
30.000
|
4.500.000
|
||
|
06.
|
Aqua Botol
|
35 Kotak
|
60.000
|
2.100.000
|
||
|
|
|
|
|
59.100.000
|
||
|
|
Jumlah
|
|
|
Rp. 133.715.000
|
||
REKAPITULASI ANGGARAN
|
No.
|
Uraian
|
Jumlah
|
|
1.
|
Kesekretariatan
|
5.055.000
|
|
2.
|
Transportasi
|
50.000.000
|
|
3.
|
Perlengkapan
dan publikasi
|
19.560.000
|
|
4.
|
Konsumsi
|
59.100.000
|
|
|
JUMLAH
|
133.715.000
|
Total keseluruhan = Rp. 133.715.000
Terbilang
: “Seratus Tiga Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Lima Belas Ribu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar